Beranda Regional Papua Barat Pertamina RU VII Kasim ganti Boiler guna peningkatan operasi

Pertamina RU VII Kasim ganti Boiler guna peningkatan operasi

0

Sorong (ANTARA) – Pertamina (Persero) Refinery Unit VII Kasim melakukan peremajaan atau revitalisasi beberapa peralatan yang sudah tidak optimal dan berfungsi dengan baik dalam mendukung operasional perusahaan.

General Manager RU VII Kasim, Yulianto Triwibowo di Sorong, Rabu (21/10), mengatakan bahwa salah peralatan  yang dioptimalisasi Boiler, dimana boiler existing lama mengalami penurunan kinerja yang signifikan dibawah desain operasinya hanya bisa memproduksi steam sebesar 14,8% kapasitas desain. Dan diprediksi kinerja Boiler 4-B-01 existing tersebut akan terus menurun.

Dia mengatakan, permasalahan ini cukup mendapat perhatian khusus karena steam merupakan fluida pendukung yang cukup vital untuk operasional kilang baik di area proses kilang maupun oil movement.

Karena itu, kata dia, guna memitigasi hal tersebut kilang RU VII Kasim melaksanakan proyek penambahan satu unit Boiler dengan kapasitas produksi steam 12,5 ton/jam.

Boiler tersebut lengkap dengan accessoriesnya untuk menjaga kehandalan kilang, juga untuk mendukung program peningkatan kapasitas RU VII. Boiler tersebut berjenis water tube dan dimanufaktur di Italy. 

Ia mengharapkan dengan hadirnya New Boiler 4-B-01 ini, semangat dan motivasi pekerja dapat meningkat lagi. Selain itu dengan hadirnya boiler baru ini, kehandalan kilang dapat terjaga dan dapat mensupport upaya peningkatan kapasitas RU VII melalui program Open Access. 

Dikatakan bahwa Kilang RU VII terus berupaya meningkatkan kapasitas kilang, melakukan pengembangan, pergantian, modifikasi, upgrading dan penambahan peralatan proses kedepannya seperti halnya pengantian Boiler 4-B-01. 

Dalam waktu dekat, lanjut dia, kilang RU VII juga akan melakukan pembangunan Jetty III dan empat buah tangki minyak mentah berkapasitas masing-masing 110.000 barrel atau disebut juga proyek Open access guna meningkatkapan kapasitas pengolahan kilang RU VII. 

“Untuk itu dukungan dari semua pihak sangat di butuhkan baik dari internal Pertamina maupun pihak Eksternal stake holder RU VII” ujar Yulianto.

Ia menambahkan bahwa pekerjaan penambahan satu unit package Boiler plus accessories ini membutuhkan waktu penyelesaian sekitar 610 hari untuk menyelesaikan semua tahapan mulai dari engineering design, mechanical completion, commissioning and start up, hingga final acceptance.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.