Beranda Pendidikan Mahasiswa UMM Rancang Sarung Tangan Safety Sensor

Mahasiswa UMM Rancang Sarung Tangan Safety Sensor

0
Ide pembuatan alat ini berasal dari tugas kuliah yang didapatkannya.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG — Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan sarung tangan safety sensor pencegah kecelakaan kerja. Para perancang ini antara lain Mahdan Razaq dan Sulthan Dzulfikar Adham. 

Mahasiswa Teknik Industri UMM, Mahdan Razaq menjelaskan, ide pembuatan alat ini berasal dari tugas kuliah yang didapatkannya. Ketika sedang melakukan penelitian, Mahdan mengetahui banyak kecelakaan kerja di perusahaan. “Ini terjadi akibat para pekerja yang kelelahan,” kata Mahdan.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan pada 2019, tingkat kecelakaan di tempat kerja cukup tinggi. Setidaknya 77.295 kasus kecelakaan kerja terjadi sepanjang 2019. Beberapa kasus kecelakaan kerja terjadi akibat kelelahan bekerja. 

Kecelakaan kerja banyak dialami para pekerja di perusahaan yang bergerak pada bidang konstruksi. “Jadi memang para pekerjanya bekerja untuk bangunan proyek-proyek perumahan. Ketika saya wawancara beberapa pekerja memang sering terjadi kecelakaan kerja karena para pekerja terlalu kelelahan,” ucap mahasiswa kelahiran Sulawesi Tenggara ini.

Adapun mengenai cara kerja sarung tangan safety, Mahdan mencoba menjelaskannya. Menurut dia, sarung tangan ini bekerja untuk mengukur denyut nadi pemakainya. Ketika pekerja memiliki denyut nadi lebih tinggi atau lebih rendah dari angka normal, maka mereka akan diminta untuk beristirahat sampai denyut nadinya kembali normal. Selain itu sarung ini juga berguna untuk melindungi tangan para pekerja.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.