Beranda Regional Papua Barat 43 wartawan kabupaten Manokwari divaksin

43 wartawan kabupaten Manokwari divaksin

0

Manokwari (ANTARA) – Sebanyak 43 wartawan kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, mengikuti vaksinasi tahap kedua yang digelar pemerintah daerah setempat sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Kamis (4/3).

Sekertaris Umum Persatuan Wartawan Indoensia atau PWI Papua Barat, Mathias Reyaan, mengatakan sebanyak 47 wartawan Manokwari terdaftar sebagai penerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama tahap kedua mengingat profesi yang dijalani tersebut rentan terhadap penyebaran COVID-19.

Namun setelah jalani pemeriksaan kesehatan, kata dia, empat orang dari 47 wartawan tersebut, belum bisa divaksin dan direkomendasikan jalani pengobatan.

“Hanya 43 wartawan yang mengikuti vaksinasi dosis pertama tahap kedua bertempat di Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP Manokwari dan semua berjalan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, wartawan menang wajib mendapatkan program vaksinasi sebab profesi ini bagian dari pelayanan publik, yakni memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi.

“Belum ada keluhan dari wartawan di Manokwari setelah mendapat vaksinasi. Saya pun sudah divaksin dan benar vaksin ini aman untuk menambah kekebalan tubuh kita dari serangan virus Corona,” ujarnya.

Dia menginformasikan bahwa penyutikkan vaksin dosis kedua bagi 43 wartawan Manokwari akan dilakukan 14 hari setelah penyuntikan dosis pertama atau tepatnya pada tanggal 18 Maret 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa pihaknya memberikan pelayanan penyutikan vaksin COVID-19 bagi wartawan yang berhimpun dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia setempat sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

“Vaksinasi tahap kedua di Papua Barat sasarannya kepada pelayan publik. PWI sebagai organisasi profesi wartawan pun diberi paket layanan khusus,” tambah dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.